jump to navigation

Outlet Samsat Bank BJB Unit Kecamatan Wanayasa, diresmikan Juli 13, 2013

Posted by zuLiG in Notes.
Tags: , , , ,
add a comment

Outlet Samsat Bank BJB Unit Kecamatan Wanayasa, Kab Purwakarta,  diresmikan.

Pembangunan outlet samsat di Bank BJB Unit Kec Wanayasa untuk mendekatkan dengan wajib pajak di selatan Purwakarta. (lebih…)

Iklan

Pembudidaya Ikan Tunggu Imlek Selesai Februari 2, 2011

Posted by Cyber Purwakarta in Berita.
Tags: , , , ,
add a comment

Para pembudidaya ikan keramba jaring apung di Waduk Ir H Djuanda Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menunggu Imlek untuk memulai lagi usahanya.

Sejak Desember 2010 lalu, mayoritas pembudidaya, yang mengelola sekitar 17.000 petak, mengosongkan kolamnya terkait kondisi cuaca. Intensitas hujan tinggi, pada musim hujan beberapa tahun terakhir, sering menjadi bencana bagi mereka. Ikan mati secara massal karena kadar oksigen anjlok, serangan virus, suhu air terlalu rendah, atau endapan dasar waduk teraduk. (lebih…)

Pedagang Ancam Gugat Bupati Januari 31, 2011

Posted by Cyber Purwakarta in Berita.
Tags: , , , ,
add a comment

Pedagang Pasar Rebo dan Pasar Simpang di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat akan menggugat Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi terkait penerbitan PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara Pemkab Purwakarta dengan pengemban PT Surya Handa Perkasa (SHP) dalam pembangunan Pasar Baru Simpang. Paslanya, PKS itu dinilai merugikan para pedagang. (lebih…)

Sasakala Situ Buleud – Purwakarta Januari 14, 2011

Posted by Cyber Purwakarta in Pariwisata, Sejarah.
Tags: , , , , , , , , , ,
add a comment

Kacaturkeun dina jaman Bupati R. Aria Suriawinata anu kagungan jujuluk Dalem Solawat aya ogé nu nyubet Dalem Santri, harita jeneng Bupati Kabupatén Purwakarta di Karawang. Ku lantaran Karawang sok mindeng kacaahan sabab katotog ku walungan Citarum, nya puseur dayeuh dipindahkeun ka Wanayasa. (lebih…)

Wisata Purwakarta Mei 5, 2010

Posted by zuLiG in Pariwisata.
Tags: ,
2 comments
Purwakarta yah sebuah Kota atau Kabupaten yang berada di Jawa Barat dan pastinya Indonesia dan Obyek Wisata Purwakarta juga patut di ketahui hehe.. yuk Oke Kota Purwakarta Punya Situ Buleud klo dalam bahasa Sunda tapi yah Indonesia raya mah Telaga Bundar/Bulet karena emang dari bentuknya kali yah tapi ini buatan yang mana dulu di dibangun oleh RA. Suriawinata sekitar tahun 1830 yooo.. pastina mah sekarang bisa buat santai dan klo hari hari tertentu ramai dan enak loh buat olah raga katanya hehe tapi diriku mah belum pernah soalnya jauh ke Kota maklum Purwakartanya di Pinggiran tapi tetap Wanayasa yes yes! mantap abiZzz.. Pariwisata di Purwakarta cukup lumayan banyak hahaha pokoknya banyak ajalah biar gak kalah ama kota lain hahaha, meskipun dikit tapi setidaknya yah bisa jadi informasi. Sedikit sedikit aja yah sory klo tidak pake Foto karena keterbatasan
Waduk Jatiluhur

Jatiluhur adalah Tempat wisata di Purwakarta yang berupa waduk pembangkit listrik yang dulunya sungai Citarum. Jatiluhur disamping buat pembangkit listrik ternyata kita bisa menikmati suasana keindahan alamnya dan juga ada peternakan ikan berupa tambak, yang biasa oleh orang sana disebut Kolam Apung karena ikan tersebut di ternak di jaring yang terapung di air waduk Jatiluhur. Keindahan dan nuansa suasana Jatiluhur menarik para Wisatawan lokal biasanya lonjakan pengunjung akan sangat ramei ketika hari Raya Idul Fitri dan hari liburan sekolah atau kerja. Obyek wisata Jatiluhur terletak 9 km dari kota Purwakarta, terkenal dengan Bendungan Ir. H. Juanda, dengan panorama danau yang luasnya 8.300 ha. Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 1957, dapat menampung tidak kurang 3 milyar3 air Sungai Citarum dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia.

Di dalamn Bendungan Ir. H. Juanda, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dan produksi tenaga listrik rata-rata 1000 juta kwh setiap tahun. Selain dari itu, memiliki fungsi penyediaan air irigasi untuk 242.000 ha sawah (dua kali tanam setahun), air baku air minum, budi daya perikanan dan pengendali banjir.

Selain berfungsi sebagai PLTA dengan sistem limpasan terbesar di dunia, kawasan Jatiluhur memiliki banyak fasilitas rekreasi yang memadai, seperi hotel dan bungalow, bar dan restaurant, lapangan tenis, bilyard, perkemahan, kolam renang, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground dan fasilitas lainnya. Sarana olahraga dan rekreasi air misalnya mendayung, selancar angin, kapal pesiar, ski air, boating dan lainnya.

Di perairan Danau Jatiluhur ini juga terdapat Budi daya Ikan Keramba Jaring Apung, yang menjadi daya tarik tersendiri. Di waktu siang atau dalam keheningan malam kita dapat memancing penuh ketenangan sambil menikmati ikan bakar. Dikawasan ini pula kita dapat melihat Stasiun Satelit Bumi yang dikelola oleh PT. Indosat, sebagai alat komunikasi internasional. Jenis layanan yang disediakan antara lain international toll free service (ITFS), Indosat Calling Card (ICC), international direct dan lainnya. Terletak 7 km dari kota Purwakarta.

Waduk Cirata

Cirata, selain berpungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) danau yang berketinggian sekitar 223 meter di atas permukaan laut itu, dikelilingi bukit menjadikan keindahan alam yang sangat menarik. PLTA Cirata merupakan Proyek Induk Pembangkit Hidro Jawa Barat (Pikitdro Jabar) yang dapat membangkitkan energi listrik rata-rata sebesar 1.426 juta kilowat/jam pertahun Bila melakukan perjalanan dari Kota Purwakarta melalui Plered, kita akan tiba di Cirata dalam waktu kurang lebih 40 menit. Dalam perjalanan itu, dapat dinikmati keindahan alam di sepanjang jalan Plered-Cirata.

Ke depan danau Cirata akan dikembangkan menjadi tempat educationol tourism bagi para pelajar dan mahasiswa dan sarana rekreasi, terutama rekreasi air seperti halnya Obyek Wisata Jatiluhur. Ah Segitu saja hehe yang lainya silahken….
qwertyyyuioiyfdbcvxvmm…. Pariwisata Purwakarta

Purwakarta Objek Wisata Yang Potensial April 26, 2010

Posted by zuLiG in Pariwisata.
Tags: , , , ,
2 comments

(Berita Daerah – Jawa) – Siapa yang menguasai air maka ia akan menjadi penguasa dunia. Hal ini dibuktikan dengan sejarah sejak keberadaan kerajaan mesir maupun kerajaan majapahit. Kedua kerajaan tersebut berada di sepanjang hilir sungai dan memiliki armada laut yang tangguh.

Hal ini juga bukan merupakan mimpi untuk Purwakarta, sebagai salah satu kabupaten yang memiliki kelebihan dalam penguasaan air di Jawa Barat. Dalam konteks berbeda dengan kekuasaan pada kerajaan terdahulu. Purwakarta merupakan kerajaan air di jawa barat dengan keberadaan waduk jatiluhur di wilayahnya. Dan Bukan mimpi bila daerah Purwakarta menjadi kerajaan wisata di Jawa Barat. Letaknya yang berdekatan dengan Jakarta dan Bandung, apalagi setelah berfungsinya jalan tol Cipularang, menempatkan Purwakarta sebagai pusat persinggahan dan kawasan peristirahatan yang menarik untuk disinggahi ataupun untuk sekedar melepas kebisingan suasana perkotaan.

Purwakarta bisa menjadi alternatif bagi kawasan Puncak. Dari Jakarta, Purwakarta bisa dijangkau satu jam lewat jalan tol Cikampek. Lebih dari itu, di Purwakarta ada pesona wisata yang sangat indah, yaitu Danau Jatiluhur dan Danau Cirata.

Kabupaten Purwakarta telah memiliki Peraturan Daerah (No.8/1991) tentang Rencana Umum Tata Ruang Kawasan Wisata Jatiluhur. Kawasan ini belum berkembang dengan baik, antara lain karena kendala jalan tembus. Wilayah Jabotabek, merupakan pasar wisata yang potensial bagi obyek wisata Jatiluhur, karena jaraknya relatif dekat dan waktu tempuhnya hanya sekitar 2 jam. Namun untuk menuju objek wisata ini hanya ada satu jalan, yaitu melalui Cilegong. Sedangkan jarak yang lebih dekat, melalui Desa Pangkalan di Kabupaten Karawang, belum dibangun jalan tembus menuju Jatiluhur.

Peluang investasi untuk mengembangkan obyek-obyek wisata masih terbuka luas, misalnya untuk kawasan Wisata Jatiluhur. Ke depan Jatiluhur akan menjadi Kawasan Wisata yang eksklusif, penuh dengan sarana pariwisata yang memadai. Sudah ada cetak biru program pengembangan wisata Jatiluhur. Pemkab mengundang pihak investor swasta untuk ikut membangun dan mengelola sarana wisata di Jatiluhur, antara lain fasilitas: lapangan golf, marina, pondok remaja, arena pemancingan dan permainan, hotel dan restauran terapung, pusat kerajinan, desa wisata, rekreasi air dan kolam renang, water park resort dan grass track.

Waduk Jatiluhur merupakan waduk terbesar di Indonesia, menjadi Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), juga yang terbesar dan terhebat di seluruh tanah air. Terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, atau sekitar 9 kilometer dari pusat Kota Purwakarta. Panorama danau seluas 8.300 hektar, menampung tidak kurang tiga miliar meter kubik air Sungai Citarum.

Dengan sistem limpasan terbesar di dunia, kawasan Jatiluhur memiliki banyak fasilitas rekreasi yang memadai, seperi hotel dan bungalow, bar dan restauran, lapangan tenis, bilyar, perkemahan, kolam renang, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground dan fasilitas lainnya. Sarana olahraga dan rekreasi air, misalnya mendayung, selancar angin, kapal pesiar, ski air dan boating. Waduk Jatiluhur dapat dikunjungi melalui Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Ciluenyi), keluar di Gerbang Tol Jatiluhur.

Di perairan danau Jatiluhur ini juga terdapat budidaya ikan keramba jaring apung, yang menjadi daya tarik tersendiri. Di waktu siang atau dalam keheningan malam pengunjung dapat memancing penuh ketenangan sambil menikmati ikan bakar.

Dikawasan ini pula dapat melihat Stasiun Satelit Bumi yang dikelola oleh PT Indosat, lebih kurang tujuh kilometer dari pusat Kota Purwakarta, sebagai alat komunikasi internasional. Jenis layanan yang disediakan antara lain international toll free service (ITFS), Indosat Calling Card (ICC), international direct.

Waduk Jatiluhur dapat dikunjungi melalui Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Ciluenyi), keluar di Gerbang Tol Jatiluhur. Grama Tirta Jatiluhur, letaknya strategis, mudah dicapai dengan perjalanan sejauh 120 kilometer dari Jakarta, dan 70 kilometer dari Bandung. Berada di lereng bukit danau wisata Jatiluhur seluas 83 kilometer per segi dengan keindahan alam yang berpadu dengan barisan pegunungan benar-benar merupakan pilihan yang nyaman.

Grama Tirta Jatiluhur merupakan tempat yang menyenangkan untuk berwisata dan melakukan berbagai aktivitas olahraga di alam terbuka. Di situ juga tersedia hotel dengan kapasitas 24 kamar, bar, restoran dan ruang pertemuan. Cottages dan bungalow sebanyak 75 kamar dilengkapi dengan AC. Wisata alam bisa dilakukan dengan berjalan-jalan di alam hijau yang masih dialiri Sungai Citarum yang jernih sambil menghirup udara segar, juga mendengarkan kicau burung.

Cirata: Kawasan wisata Danau Cirata dan lahan Cirata tersebar luas di tiga Kabupaten, yaitu Purwakarta, Cianjur dan Bandung. Panorama air dan darat sangat potensial untuk dikembangkan sebagai pusat wisata alam. Lahan darat yang bisa dikembangkan, meliputi lahan surutan lebih kurang 270 ha dan lahan darat 330 ha. Di samping untuk wisata, kawasan tersebut masih terbuka untuk pengembangan potensi argobisnis.

Danau Cirata menyimpan pesona wisata, selain berfungsi sebagai Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Danau seluas 62 kilometer per segi itu terletak 220 meter di atas permukaan laut, dikelilingi oleh bukit-bukit. Cirata bisa dijangkau dengan berkendaraan (mobil) selama 40 menit dari kota Purwakarta, dengan jarak tempuh 15 kilometer. Di tengah perjalanan nda bisa menikmati makanan khas Purwakarta, peuyeum Bendul. Tak jauh dari pusat jajan tersebut, juga ada sentra industri keramik Plered. Sebuah perjalanan yang nyaman sembari menikmati indahnya panorama.

Daya tarik Cirata lainnya, delapan turbin dan gedung sentral (Power House) empat lantai berada di terowongan bawah tanah, dikendalikan dari ruang kontrol switchyard, yang berjarak lebih kurang dua kilometer. Danau tersebut juga sangat potensial untuk pengembangan budidaya ikat darat. Di situ ada 27.906 petak kolam jaring apung (KJA), berlokasi di Kecamatan Maniis, 17 kilometer dari kota Purwakarta.

Situ Wanayasa: Situ ini terletak 23 kilometer dari kota Purwakarta, menyatu dengan alam pegunungan Burangrang yang berudara sejuk. Luas situ ini lebih kurang tujuh hektar sehingga cocok untuk Desa Wisata dan pusat wisata. Sekitar 8 kilometer dari Situ Wanayasa terdapat sumber air panas Ciracas. Di sini bisa dibangun berbagai fasilitas wisata, seperti hotel, bungalow dan kolam renang. Tak jauh dari sumber air panas terdapat air terjun Curug Cipurut, bisa untuk hiking (pendakian) dan camping ground (kemah). Letaknya hanya lebih kurang tiga kilometer dari Wanayasa.

Situ Buleud: Situ “Bundar” Buleud seluas 4 hektar terletak di pusat kota Purwakarta berlatar belakang gedung kuno, eks kantor Karesidenan. Situ ini, dulunya tempat mandi badak-badak, karena daerah Purwakarta masih berupa kawasan hutan belantara. Pemerintah Belanda menjadikannya sebagai tempat peristirahatan. Situ Buleud dibangun jadi taman kota tahun 1830 oleh R.A. Suriawinata, pendiri kota Purwakarta. Situ sedang direnovasi untuk dijadikan paru-paru kota dan pusat rekreasi.

Begitu besar suguhan pariwisata air atraktif membuat Purwakarta menjadi surga bagi wisatawan dalam menghabiskan dan melepaskan rasa lelahnya. Sungguh potensi daerah yang luar biasa. Purwakarta memang layak untuk mendapatkan sebutan Kingdom of lake tourism di Indonesia.

Di kutip dari www.beritadaerah.com

OBYEK WISATA ALAM PURWAKARTA April 16, 2010

Posted by zuLiG in Pariwisata.
Tags: , , , , , ,
1 comment so far

1. Pariwisata Jatiluhur

    Obyek wisata Jatiluhur terletak 9 km dari kota Purwakarta, terkenal dengan Bendungan Ir. H. Juanda, dengan panorama danau yang luasnya 8.300 ha. Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 1957, dapat menampung tidak kurang 3 milyar3 air Sungai Citarum dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia.
    (lebih…)