jump to navigation

Identitas Tunggal Warga Purwakarta Berlaku Desember September 22, 2010

Posted by Cyber Purwakarta in Berita.
trackback

TEMPO Interaktif, Purwakarta – Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mulai memberlakukan nomor induk kependudukan tunggal pada Desember mendatang. “Nomor induk kependudukan tunggal itu berlaku secara nasional,” kata Agus Rachlan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Purwakarta, saat dihubungi Tempo, Selasa (21/9).

Proses pembuatan dan penerapan NIK tunggal tersebut, kata Agus, saat ini sosialisasinya terus digalakan. “Kami optimistis pada periode Desember sudah tuntas 100 persen,” kata Agus.

Pemberlakukan NIK tunggal akan sangat membantu setiap wajib KTP dalam mengurusi identitas diri dan kepentingan lainnya.

Kecuali itu, Agus melanjutkan, NIK tunggal juga akan dapat mencegah kepemilikan KTP ganda yang biasanya banyak disalahgunakan oleh okunum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kelak, setelah NIK tunggal diberlakukan secara serempak secara nasioal, penduduk pendatang dan yang akan pindah dari daerah satu ke daerah lain, tetap memiliki NIK yang sama. Sehingga, tak mungkin bisa digandakan lagi.

Berdasarkan hasil pemutahiran data kependudukan yang dilakukan pihaknya, jumlah penduduk Kabupaten Purwakarta saat ini sudah hampir mencapai angka satu juta orang. Data tersebut berbeda dengan hasil sensus penduduk yang dilakukan Badan Pusat Statistik belum lama ini yang menyebutkan angka penduduk Purwakarta hanya 750 ribu orang.

Terhadap perbedaan jumlah angka yang signifikan itu, Agus merasa data pemutahiran yang dilakukannya lebih valid. Sebab, jumlah penduduk itu didasarkan pada data si pembuat KTP dengan menggunakan dasar kartu keluarga yang juga telah dimutahirkan.

Agar pemutahiran data penduduk tersebut semakin valid, dalam beberapa bulan terakhir Pemkab Purwakarta melakukan program bertajuk “Gempungan Diburuan Lembur” (pertemuan warga di halaman perkampungan) dengan mengundang penduduk di setiap desa untuk melakukan pemutahiran data keluarga, juga akta nikah, akseptor keluarga berencana dan donor darah, setiap Senin setiap pekannya.

“Kami melakukannya serba gratis,” kata Dedii Mulyadi, Bupati Purwakarta. “Antusiasme warga tinggi dalam merespons program itu.”

“Kami merasa sangat terbantu karena KTP dan KK tanpa biaya,” kata Dudung, warga Desa Kertamukti.

Dedi juga memastikan data kependudukan yang dimilikinya ke depan lebih valid ketimbang yang dimiliki BPS.

NANANG SUTISNA

http://www.tempointeraktif.com

Komentar»

1. www.grosirkita.com - Oktober 3, 2010

Tarif JNE Jawa Barat Ekonomis…

Info yang sangat bagus, saya trackback ke web saya ya🙂 http://www.grosirkita.com...


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: