jump to navigation

Patung Bima di Purwakarta Didemo Pelajar Agustus 10, 2010

Posted by Cyber Purwakarta in Berita.
Tags:
trackback

PURWAKARTA, (PRLM),-Patung Bima yang berdiri di area taman di Jalan Terusan Ibrahim Singadilaga (Jalan Baru) Purwakarta digugat. Ratusan pelajar setingkat Ibtidaiyah dari yayasan Ibnu Sina Purwakarta, Jumat (6/8), melakukan aksi demo mempersoalkan berdirinya patung Bima di Purwakarta. Mereka mengultimatum pemerintah daerah untuk membongkar patung Bima tersebut dalam tempo 2×24 jam.

Aksi demo para pelajar setingkat sekolah dasar itu dipimpin langsung oleh KH. Abdullah AS Joban sebagai Ketua Forum Ulama Indonesia (FUI) sekaligus pimpinan yayasan Ibnu Sina dan Ust. Ridwan Syah Alam. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera membongkar patung Bima yang tidak berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Dalam orasinya, Abdullah Joban mengatakan didirikannya patung Bima di Purwakarta itu sangat bertentangan dengan julukan Kota Purwakarta sebagai Kota Santri. Selain itu, keberadaan patung Bima di kawasan ini bisa mendekatkan diri dengan kemusrikan. “Bima itu bukan tokoh pejuang Islam maupun pahlawan nasional melainkan tokoh imajiner yang tidak diyakini oleh umat Islam,” kata Joban.

Dalam pernyataan sikapnya, FUI menilai patung Bima berdiri disana sangat tidak bermanfaat dan jelek dipandang dari aspek ekonomi yaitu pemborosan, aspek sejarah bukan pahlawan daerah, aspek agama kemusrikan, aspek politik itu merupakan pemaksaan kepercayaan kepada tokoh tahayul secara sistematik serta aspek budaya merupakan pengultusan tokoh khayalan.

Mereka juga menyoroti tugu-tugu hinduis yang marak berdiri di Purwakarta yang dijadikan gapura ataupun pagar kantor/instansi/dinas dan meminta diganti dengan simbol-simbol Islami.

Dikatakan Joban, dalam Al-Quran Surat Al-An’am ayat 71 disebutkan ” Katakanlah apakah kita harus lagi memuja kepada selain Allah (berupa patung-patung) yang tidak akan memberi manfaat (jika disembah) dan tidak akan membawa bahaya (jika ditinggalkan), dan apakah kita harus kembali ke belakang (menjadi orang musrik) setelah Allah memberi petunjuk (Al-Islam) kepada kita”.(A-86/kur) ***

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com

Komentar»

1. Yusuf - Agustus 11, 2010

Maen Ke website aku Donk… http://www.forumpurwakarta.com/ hehe…

2. rani riyani - Oktober 19, 2010

ya ampun, sapa juga yg nyuruh warga purwakarta nyembah patung bima. Pak Joban coba kalo mo demo pake otak… gak menghargai karya seni banget sih… tambah ngeri aja tinggal di Indonesia ckckckck…

3. marina - Oktober 20, 2010

gak penting banget sih patung ko didemo!!!!!!!!!

4. benhardperkasa - September 20, 2011

Heh! Abdullah Joban. Bukan cuma patung yg dilarang, photo & gambar yg menyerupai mahluk bernyawa pun tdk dibolehkan dalam ajaran Islam. Saya mau tanya, anda sndiri punya photo ga? photo keluarga, atau apa saja sprti photo dlm KTP, Buku Nikah, Ijazah dsbnya? Kalo anda masih memiliki/nyimpen photo brarti anda itu sbnarnya adalah seorang munafik!
Saya akan publikasikan bahwa anda mengaku-ngaku lebih hebat dari Sunan Kalijaga, Sunan Bonang dllnya.

“Sekiranya manusia punya wewenang untuk mengelola perbendaharaan kasih sayang Tuhannya, pastilah mereka akan menahannya untuk kelompoknya saja. Sesungguhnya manusia itu memang bakhil.” (QS Al Isra’: 100)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: